Gaji Dibawah UMR Berharap Ingin Menjadikan Anaknya Sarjana

Gaji Dibawah UMR Berharap Ingin Menjadikan Anaknya Sarjana

Lampung Tengah – Baginya, kehidupan yang penuh perjuangan serta pengorbanan ini sangatlah  melelahkan, akan  tetapi, ini merupakan  sebuah tanggung jawab  kewajiban yang harus dipenuhi. Ini adalah kisah pencapaian seorang kepala keluarga untuk membantu membiayai anaknya mengejar cita-cita gelar sarjana, walau hanya sebagai pekerja  dengan upah yang tak tetap.

Sosok lelaki paru baya yang kini tak lagi muda, ia kelahiran tahun 1968 itu bernama Pak Sutar. Awal mula pekerjaan yang  ia tempuh dengan cara  membuka usaha bengkel las yang ia rintis dengan bermodalkan uang sisa hasil pensiun, saat setelah ia tidak bekerja kembali sebagai karyawan di salah satu PT daerah Lampung Tengah Kecamatan Way Pengubuan Desa Lempuyang. “Insyaallah penghasilan bapak cukup untuk membiayai anak-anakku”, ujar Pak Sutar dengan ekspresi penuh semangat. Dengan semangat perjuangan yang harus ia lakukan, terkadang ada beberapa hal yang membuat dirinya bimbang dengan keadaan yang tidak menentu.

Perjalanan panjang itu tentu tidak mudah di lewati jika hanya dengan berangan-angan sekejap berhasil. Suatu usaha perlu di jalani dengan rasa syukur dengan ikhlas dalam hati untuk terus melanjutkan kehidupan serta tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga, kini usaha tersebut yang kadang naik kadang turun membuat dirinya berfikir “jika aku terpaku dengan penghasilan yang tidak seberapa ini,  itu enggak begitu cukup untuk keluargaku, apalagi saya mempunyai tekad besar kepada empat  anak saya yang harus memiliki gelar sarjana di belakang namanya”, ujar Pak Sutar dengan kepercayaan diri mengucapkan itu kepadaku. Akhirnya di bantu dengan usaha lain nya, yaitu ternak kambing yang sudah ia lakukan kurang lebih 10 tahun.

Pencapaian yang ia inginkan, terkadang sering kali dianggap remeh oleh sebagian tetangganya, mereka sering memandang sebelah mata bahwa kuliah adalah hal yang mustahil di lakukan untuk kalangan yang kurang mampu, dan terkadang mereka meragukan keluarga Pak Sutar bahwa anak-anaknya bisa menjadi sarjana. “saya gak yakin mba, kuliah kan mahal” ujar tetangga nya. Hal itu ditanggapi sebagai angin lalu oleh Pak Sutar dan keluarganya. “ tutup telinga aja mba, biarin tetangga mau bilang apa, yang penting anak ku bisa sekolah tinggi dan mendapat gelar”, kata Pak Sutar kepada anak-anaknya.

Ketabahan yang dimiliki Pak Sutar memberikan hasil yaitu ke dua anaknya sudah mendapatkan gelar sarjana, jadi fokus saat ini ke dua anak yang saat ini masih duduk di bangku kuliah. Ini membuat dirinya yakin kepada Tuhan bahwa usaha yang selama ini pasti akan membuahkan hasil apapun itu.

Alasan beliau mempunyai pencapaian tersebut “saya ga mau mba anak saya gampang dibodohin cukup saya aja yang bodoh, dan saya sekolahin yang tinggi ini supaya anak saya jadi orang yang bermanfaat bagi orang lain itu aja sudah cukup mba”, ujar Pak Sutar.(oleh : Fikroh Intan Diansari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!