Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 08 Laksanakan Program Kerja Biopori dan Pengelolaan Lingkungan di Kelurahan Hadimulyo Timur

Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 08 Laksanakan Program Kerja Biopori dan Pengelolaan Lingkungan di Kelurahan Hadimulyo Timur

Hadimulyo Timur – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Pengabdian pada Masyarakat (PPM) Universitas Malahayati Kelompok 08 melaksanakan program kerja utama Lubang Resapan Biopori di RW 03, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi dan praktik pembuatan lubang resapan biopori kepada masyarakat. Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan, khususnya dalam meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, mengurangi potensi genangan, serta menjaga keseimbangan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai pengertian, manfaat, cara pembuatan, serta pemanfaatan lubang resapan biopori. Setelah penyampaian materi, mahasiswa bersama masyarakat melakukan praktik pembuatan lubang resapan biopori secara langsung di beberapa titik wilayah RW 03.

Secara keseluruhan, terdapat 7 titik/lubang resapan biopori yang dibuat, yaitu 2 lubang di RT 07, 2 lubang di RT 08, 2 lubang di RT 09, dan 1 lubang di kawasan KWT. Pembuatan biopori tersebut menjadi bentuk penerapan langsung dari sosialisasi yang diberikan sekaligus sebagai upaya untuk membantu meningkatkan resapan air dan mendukung pengelolaan lingkungan di wilayah RW 03.

Selain program kerja utama Lubang Resapan Biopori, mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 08 juga melaksanakan program kerja tambahan berupa Bank Sampah dan Papan Himbauan.

Program Bank Sampah dibuat sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah. Melalui bank sampah, masyarakat diharapkan dapat memisahkan sampah berdasarkan jenisnya dan mengelola sampah yang masih memiliki nilai guna maupun nilai ekonomis sehingga dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang sembarangan.

Sementara itu, Papan Himbauan dibuat sebagai media informasi dan pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Papan himbauan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar tempat tinggal.

Pelaksanaan program ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada penerapan secara langsung di lingkungan masyarakat. Mahasiswa turut berdiskusi dengan masyarakat mengenai permasalahan lingkungan yang dihadapi serta pentingnya penerapan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Fauzi Khoiril Anwari selaku Koordinator Desa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 08 menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui program yang dapat memberikan manfaat secara langsung.

“Kami berharap program biopori, bank sampah, dan papan himbauan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan terus dilanjutkan setelah kegiatan KKL-PPM selesai. Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 08 yang melaksanakan kegiatan ini terdiri atas 19 mahasiswa, yaitu: Birli Mahade Putra, Lisa Amelia Susanna, Aurellia, Jamiko, Chintya Nur Vanny Az-Zhara, Desi Sagita Firdiyana Tantri, Aisyah Surin Rahma, Intan Komalasari, Siti Fathimah Rahmadany, M. Devin Azhar, Fauzi Khoiril Anwari, Oktaviana Kusaryati, Reva Afrillyya Saputrie, Annisa Adelia Wiananda B., Qholfah Nurwati, Zaid Ridho Ramadhan, A. Noviansyah Putra R., Fadia Azzahra, dan Fatur Rahman Alfarizi.

Melalui program kerja utama Lubang Resapan Biopori serta program tambahan Bank Sampah dan Papan Himbauan, mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 08 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan di Kelurahan Hadimulyo Timur. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik, mulai dari pengelolaan air hingga pengelolaan sampah secara berkelanjutan.(Intan Komalasari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!