Pelatihan Bank Sampah, Sampah Lanjutan, dan Eco Enzyme

Pelatihan Bank Sampah, Sampah Lanjutan, dan Eco Enzyme

Mulyosari – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati Kelompok 63 melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan melalui Pelatihan Bank Sampah, Sampah Lanjutan, dan Eco Enzyme kepada masyarakat di rumah Ibu Suprihati dan Bapak Turiyono, RW 01, Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, pada Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 09.30 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKL-PPM yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga melalui penerapan sistem bank sampah, pengelolaan sampah lanjutan, dan pembuatan eco enzyme sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan.

Kegiatan bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara terpadu melalui pemilahan sampah sejak dari sumbernya, penerapan sistem bank sampah, pengolahan sampah lanjutan, serta pemanfaatan limbah organik menjadi eco enzyme. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai bank sampah, yang meliputi pengertian, manfaat, mekanisme pengelolaan, serta pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik. Selanjutnya disampaikan materi mengenai pengelolaan sampah lanjutan sebagai upaya meningkatkan nilai guna dan nilai ekonomi sampah sekaligus mengurangi timbulan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan eco enzyme menggunakan limbah organik rumah tangga yang disertai penjelasan mengenai tahapan pembuatan, proses fermentasi, penyimpanan, dan manfaatnya bagi kebutuhan rumah tangga maupun lingkungan.

Rival Rino Sudradjad, mahasiswa Fakultas Ekonomi selaku Koordinator Kelurahan KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 63, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya Ibu Suprihati dan Bapak Turiyono selaku tuan rumah, serta seluruh warga RW 01 Kelurahan Mulyosari yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan.

“Melalui kegiatan ini mahasiswa dan masyarakat sekitar dapat menambah pengetahuan tentang pengelolaan sampah serta memanfaatkan limbah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Rival Rino Sudradjad juga menjelaskan bahwa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 63 terdiri atas 20 mahasiswa, yaitu Dewi Juliana Rohmah, Angelica Cintami, Dwi Siska, Tri Wahyuni, Luvi Istaghna Thoha, Sutia Otinata, Abelia Permata Ulandari, Sakila El Ghilba, Tika Rahmawati, Rosa Indah Bakti, Rival Rino Sudradjad, M. Robie Hardiyansyah, Serlintan, Siti Maghfiroh, Gita Rahmah Dani, Azizah Jumaty, Doni Sanjaya, Darwan, Amanda Dwitu Zahra, dan Ayu Marlina, yang melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di RW 01, Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat.

Sementara itu, Ketua RW 01 Kelurahan Mulyosari, Juliono, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan Bank Sampah, Sampah Lanjutan, dan Eco Enzyme yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 63. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat karena meningkatkan wawasan mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga, penerapan pemilahan sampah sejak dari sumbernya, serta pemanfaatan limbah organik menjadi eco enzyme sebagai salah satu upaya menjaga kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan partisipasi aktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, dan praktik pembuatan eco enzyme. Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi hasil pelatihan, tim KKL-PPM menyerahkan dua unit tempat sampah terpilah, yaitu tempat sampah organik dan anorganik, sebagai sarana pendukung pemilahan sampah di lingkungan masyarakat.

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan rencana. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian masyarakat dalam menerapkan pengelolaan sampah berbasis pemilahan serta pemanfaatan limbah organik secara berkelanjutan sehingga mampu mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.(Tika Rahmawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!