Dalam rangka merangkum aspirasi dan kebutuhan masyarakat guna menyusun Rencana Pembangunan Daerah Tahun 2024, Walikota Metro membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Tejo Agung Selasa (07/02/2023).


Musrenbang Kelurahan Tejo Agung Tahun 2023 mengangkat tema ” Peningkatan Produktivitas Ekonomi dan kualitas sumberdaya manusia untuk pembangunan berkelanjutan ” dengan 4 prioritas Pembangunan yaitu Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi, Peningkatan Kualitas Sumberdava Manusia Menuju Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang), pengembangan infrastruktur yang berkalitas dan berkelanjutan, dan Reformasi Birokrasi.
Dalam kesempatan ini, Lurah Tejo Agung Retno Muryani,SE memaparkan terkait luas wilayah kelurahan Tejo Agung yang merupakan pecahan dari Kelurahan Tejosari, mempunyai luas wilayah 1,55 km dengan jumlah penduduk kurang lebih 5.673 jiwa yang terdiri dari 9 RW dan 42 RT, dimana mayoritas penduduk adalah bermata pencarian petani, buruh tani dan pengusaha kecil menengah.
Sedangkan prioritas pembangunan di Kelurahan Tejo Agung tahun 2024 yaitu meliputi pemasangan 11 titik lampu jalan prioritas ini ditetapkan mengingat pentingnya penerangan jalan di malam hari terutama bagi keberlangsungan pertumbuhan ekonomi.
“Potensi pengembangan sumber daya masyarakat di Kelurahan Tejo Agung menjadi prioritas dengan merencanakan pelatihan pembuatan batik Shibori dan B2S bagi PKK, sehingga akan tercipta kualitas sumberdaya manusia menuju generasi emas metro cemerlang (GEMERLANG),” ucap Retno
Diakhir penyampai Lurah Tejo Agung Retno Muryani,SE. menyampaikan pentingnya koordinasi antara pihak kelurahan, lembaga-lembaga kelurahan dan lembaga lainnya, agar terjalin kerjasama yang baik demi kemajuan pembangunan Kelurahan Tejo Agung kedepannya,” Ujarnya

“Bapak Ibu yang hadir merupakan tokoh pembangunan, sehingga rasa cinta kepada Tejo Agung harus dapat dihadirkan disini dengan tetap memperhatikan kualitas dan kuantitas sebagai hal yang utama dalam pembangunan, ” ungkapnya.
Wahdi juga mengingatkan kepada Lurah Tejo Agung, bahwa pembangunan yang akan dilakukan harus melibatkan aspirasi masyarakat, karena pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana merupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan.
“Tetapi kita tidak boleh melupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan yaitu tatanan sosial budaya. Dimana ke depan tema pembangunan adalah sumberdaya manusia yang akhlakul karimah dan cerdas, ” jelasnya.
Tak hanya itu, Wahdi juga meminta skala prioritas dan tema ekonomi yang disampaikan harus melalui kesepakatan bersama sehingga dapat menghadirkan warna baru untuk Kota Metro.
“Masyarakat dapat terlibat sebagai sosial kontrol pembangunan dengan menjaga dan mengawasi pembangunan yang ada di wilayahnya masing-masing,” bebernya.
Walikota Metro juga mengajak para pengusaha dan pelaku UMK untuk dapat memasarkan produknya melalui aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah (LKPP) yaitu E-Katalog, yang menyediakan berbagai macam produk dari berbagai komoditas yang dibutuhkan oleh pemerintah.
Harapannya, melalui Aplikasi E-katalog lokal para pengusaha bisa bersaing secara nasional, sehingga para UMK di Kota Metro dapat semakin berkembang.
“Lurah juga harus dapat melihat peluang apa saja yang ada di Kelurahan Tejo Agung baik sosial budaya maupun usaha yang ada diwilayahnya, dengan membaca kalcer dan nilai keberagaman yang ada didaerahnya, ” terangnya.
Menanggapi realisasi PBB Kelurahan Tejo Agung, Wahdi juga berharap Lurah Tejo Agung untuk dapat meningkatkan nilai realisasi PBB. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai upaya-upaya yang dapat meningkatkan pendapatan realisasi PBB.
Musrenbang untuk menyerap aspirasi masyarakat terhadap pembangunan Tahun Anggaran 2023 ini dihadiri oleh Walikota Metro dr.H.Wahdi Siradjuddin,Sp.OG(K),M.H, Sekda, Staf Ahli bidang 1, Bapeda, para kepala OPD, Camat Metro Timur, Lurah Tejo Agung serta para pamong Kelurahan Tejo Agung,(EEF)

