Hujan deras yang mengguyur pada hari Minggu malam, 23 Oktober 2022, mengakibatkan beberapa kawasan di Kota Metro tergenang banjir. Hujan yang sangat deras dan cuaca ekstrim beberapa waktu terakhir ini menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merupakan salah satu dampak dari perubahan iklim, serta dipengaruhi oleh fenomena La Nina di wilayah perairan sekitar Indonesia, yang mengakibatkan beberapa wilayah mengalami intensitas curah hujan di atas normal sampai dengan akhir tahun 2022.


Kampung harapan yang berada di kelurahan Tejo Agung terkena dampak banjir, akibatnya sebagian perabotan rumah menjadi basah dan kotor, Ini merupakan bencana yang diakibatkan oleh curah hujan yang sangat tinggi.
Untuk mencegah penyakit akibat banjir maka didirikanlah posko kesehatan dari puskemas Tejo Agung agar dapat mengantisipasi gejala penyakit ringan,seperti gatal-gatal dan pemberian vitamin untuk warga yang kurang sehat , selain itu Kampung Harapan mendapat bantuan dari BPBD Kota Metro.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro menyalurkan bantuan ratusan nasi bungkus bagi warga terdampak banjir yang berada di beberapa titik yang ada di 5 (lima) kecamatan yang ada di daerah Kota Metro.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro, Laman, menjelaskan ada beberapa lokasi yang akan dikunjungi oleh BPBD Kota Metro hari ini diantaranya, Kelurahan Tejo Agung, Kelurahan Iringmulyo, Kelurahan Yosorejo, dan Kelurahan Hadimulyo Barat.
Posko Kesehatan di Kelurahan Tejo Agung dikunjungi dr. Silvia Wahdi selaku istri Wali Kota Metro berserta jajar. Sementara itu, Lurah Tejo Agung, Mhd Erwan Musaddad selain memantau posko Kesehatan juga mengatakan bantuan yang diberikan melalui BNPD berupa nasi bungkus yang juga merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Metro, terhadap warga yang terkena dampak banjir yang terjadi Senin, 23 Oktober 2022 malam. (EEF)