Audiensi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia dengan Wakil Bupati Pringsewu

Audiensi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia dengan Wakil Bupati Pringsewu

PRINGSEWU – Audiensi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) dengan Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., CA., CMA., bertempat di Ruang Rapat Sekdakab setempat, Rabu (16/06/2021). Audiensi ini dalam rangka pendampingan teknis PAEI dalam kegiatan Tim Surveilans Epidemiologi untuk pengendalian Covid–19 di 5 provinsi terpilih, yakni Lampung, NTT, Gorontalo, dan Sultra dan Sulteng.

Turut menghadiri dari Perhimpunan ahli epidemiologi indonesia (PAEI) yaitu Ketua Umum PAEI Dr. dr. Hariadi Wibisono, MPH., Sekretaris Umum PAEI Abdurahman Rachim, SKM., M.Kes., Ketua Umum PAEI Cabang Lampung Ismen Mochtar, SKM., M.Epid., Direktur CDC Indonesia Dr. Bill Hawley, Safety Net Indonesia dr. Arte, dan Kabid Kesmas Dinkes Pringsewu Rahmadi, S.Kep., M.M., beserta 13 Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Pringsewu.

Wabup Pringsewu Fauzi menyambut baik peranan serta tujuan PAEI untuk mengurangi laju penularan Covid-19 di Kabupaten Pringsewu, bersama-sama terus lakukan hal terbaik untuk kemanusiaan pencegahan Covid-19, bersama menjaga sinergitas membantu pemerintah dalam penguatan kinerja teman-teman di puskesmas, yang diharapkam mampu sebanyak mungkin bisa menemukan semua kasus Covid-19 di wilayah masing-masing untuk memutus sumber penularan ini yang harus bersama dihindari.

Disampaikan langsung oleh Ketua Umum PAEI Dr. dr. Hariadi bahwa beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan PAEI adalah advokasi dan sosialisasi proyek kepada pemprov dan Dinkes provinsi, kab/kota. Melakukan Assessment Pre dan Post terhadap kapasitas tenaga Surveilans serta pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) di Rumah Sakit. Membangun sistem Online pendataan PE dan pemantauan kontak erat, memberi pelatihan manajemen dan analisis data Surveilans Covid–19, memfasilitasi penyediaan 13 UN Standard Boxes untuk keperluan transportasi spesimen Covid-19, Memfasilitasi pelatihan PPI dan manajemen spesimen Covid-19 kepada tenaga kesehatan, Survey KAP PPI terhadap tenaga kesehatan Rumah Sakit dan Puskesmas.

Kemudian Peran PAEI melalui PAEI cabang dan pendamping teknis yaitu membantu Dinkes provinsi melakukan pendampingan teknis dalam penerapan pedoman untuk Tracing Covid–19. Peran CDC dukungan kepada kemenkes (melalui Ditjen P2P, Roren, Pusdatin) dan PAEI untuk kelancaran kegiatan di tingkat pusat dan tingkat operasional. Peran Dit SKK sebagai pengampu PAEI memberikan arahan teknis operasional. Peran Ditjen P2P sebagai supra sistem pengendali kebijakan pengendalian Covid–19. Dinkes provinsi terpilih sebagai pelaksana sekaligus pengendali operasional”, ungkapnya. (anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!