Tejo Agung — Mahasiswa KKL-PPM Kelompok 92 Universitas Malahayati kembali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di lingkungan RW 09, Kelurahan Tejo Agung. Kali ini kegiatan yang diangkat adalah sosialisasi sekaligus pembuatan lubang resapan biopori bersama warga, sebagai upaya menjaga ketersediaan air tanah, mencegah banjir, serta mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos yang bermanfaat, Rabo 12 Agustus 2026


Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi secara sederhana dan mudah dipahami, yang menjelaskan apa itu biopori, manfaatnya, serta cara pembuatannya. Biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah, yang berfungsi mempercepat resapan air hujan ke dalam tanah sekaligus menjadi tempat pengomposan sampah sisa makanan, daun kering, dan limbah organik lainnya.
Dalam penyampaiannya, tim mahasiswa menjelaskan bahwa setiap rumah sebenarnya dapat membuat minimal satu hingga dua lubang biopori di halaman masing-masing. Caranya cukup sederhana: melubangi tanah sedalam 100 cm dengan diameter 10 cm, lalu sampah organik rumah tangga cukup dimasukkan ke dalamnya secara rutin. Seiring waktu, sampah tersebut akan terurai dan menjadi kompos yang kaya hara, sementara lubang yang terbentuk dari akar pohon dan aktivitas makhluk hidup di dalam tanah akan semakin memperlancar penyerapan air.
Manfaat yang didapat pun berlipat ganda: selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, biopori membantu menaikkan muka air tanah, mengurangi genangan air saat hujan, dan hasil uraian sampah tersebut dapat diambil dan digunakan sebagai pupuk alami untuk tanaman warga.
Kegiatan praktik pembuatan biopori dilaksanakan secara bergotong royong bersama warga, mulai dari penggalian lubang hingga penjelasan cara pengisian sampah organik yang benar. Warga terlihat sangat antusias dan banyak yang langsung berencana membuatnya di halaman rumah masing-masing setelah kegiatan selesai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan semakin tumbuh dan terwujud dalam tindakan nyata. Tidak harus dengan hal yang besar — perubahan dimulai dari hal sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan terus-menerus.(Malasary)
Mahasiswa KKL-PPM Kelompok 92
- Muhammad Rizky Ramadhan
- Rahma Tia Sartika
- Ellsa Palentia
- Fanny Adelia Marcellyna
- Komalasari
- Annisa Rinjany
- Neza Sintaviani
- Yusinta Pastika
- Dewi Kartika
- Kevin Rafadhilillah Sinambela
- Rohani
- Amanda Septiana Putri
- Galant Careca Sandra
- Ayu Marisa
- Iqbal Kurniawan
- Eliza Fitri Aini
- M Fadhil Hakim
- Nilam Surya Cahyani
- Fitri Noviana Fransiska
- Sela Gustina
- Dela Nofela
