Edukasi Pengolahan Daun Kelor Menjadi Teh: Dari Manfaat, Perizinan, Pemasaran Hingga Pembukuan

Edukasi Pengolahan Daun Kelor Menjadi Teh: Dari Manfaat, Perizinan, Pemasaran Hingga Pembukuan

Tejo Agung— Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 92 kembali menghadirkan kegiatan edukasi yang bermanfaat bagi warga Kelurahan Tejo Agung, RW 09 Metro Timur. Kali ini tema yang diangkat adalah pengolahan daun kelor menjadi produk teh kemasan, yang tidak hanya bernilai kesehatan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Senin 10/08/2026

Kegiatan ini dirancang secara menyeluruh, tidak hanya mengajarkan cara membuatnya, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan lengkap mulai dari kandungan manfaat, syarat perizinan produk, strategi pemasaran, hingga dasar pembukuan sederhana agar usaha yang dijalankan dapat terkelola dengan baik dan berkembang secara berkelanjutan.

Daun kelor dikenal luas sebagai “pohon ajaib” karena kandungan gizinya yang sangat lengkap. Dalam penyampaiannya, tim mahasiswa menjelaskan bahwa teh daun kelor kaya akan protein, kalsium, kalium, zat besi, vitamin A, C, serta berbagai antioksidan. Konsumsi rutin dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, membantu menstabilkan kadar gula darah, menurunkan tekanan darah, serta membantu pemulihan dan menjaga kesehatan kulit. Namun tetap disampaikan dengan tanggung jawab: ibu hamil, penderita hipertiroid, dan yang sedang menjalani pengobatan dokter disarankan berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya secara rutin.

Agar produk dapat dijual secara sah, aman, dan dipercaya masyarakat, peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah perizinan. Meskipun pelakunya anak-anak atau kelompok pemula, produk tetap harus memenuhi syarat keamanan pangan. Tahapannya meliputi: menjaga kebersihan proses produksi dan tempat, membuat label yang memuat nama produk, komposisi, cara penyajian, tanggal pembuatan, masa simpan, serta nama dan alamat pembuat. Selanjutnya dapat didaftarkan ke Dinas Kesehatan untuk mendapatkan sertifikat Produk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Bagi pelaku usaha berskala kecil, pendaftaran PIRT saat ini sudah sangat terbantu dengan prosedur yang lebih sederhana dan biaya yang terjangkau. Khusus peserta yang masih berusia sekolah, pendaftaran dapat diwakilkan oleh orang tua atau pembimbing pendamping.

Produk yang baik perlu diperkenalkan dengan cara yang tepat. Edukasi pemasaran yang disampaikan meliputi: menentukan kemasan yang menarik, bersih dan informatif; memanfaatkan lingkungan terdekat seperti tetangga, kerabat, dan lingkungan sekolah; membagikan sampel gratis agar orang dapat merasakan langsung kualitasnya; serta memanfaatkan media sosial secara sederhana dengan membagikan foto produk dan penjelasan manfaatnya. Kelebihan utama produk ini adalah bahan baku mudah didapat di lingkungan sekitar, sehingga biaya produksi dapat ditekan dan harga jual tetap terjangkau.

Salah satu bagian yang sering terlupakan namun sangat penting adalah pencatatan keuangan. Peserta diajarkan pembukuan sederhana yaitu mencatat setiap pengeluaran untuk membeli bahan, kemasan, dan biaya lain, serta mencatat setiap uang yang masuk dari hasil penjualan. Dengan cara ini, pelaku usaha dapat mengetahui berapa biaya yang dikeluarkan, berapa keuntungan yang diperoleh, dan berapa yang dapat disisihkan untuk menabung atau mengembangkan usaha kembali. Kebiasaan ini sangat penting sejak dini agar usaha selalu sehat dan terarah.

Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari warga. Diharapkan, melalui pemahaman yang utuh mulai dari cara membuat, manfaatnya, cara mengurus izin, menjualnya, hingga mencatat keuangannya, pengolahan daun kelor tidak sekadar menjadi kegiatan sesaat, melainkan menjadi bibit usaha yang halal, aman, bermanfaat, dan dapat diwariskan serta dikembangkan bersama-sama di lingkungan masyarakat.(Malasary)

Nama Mahasiswa kelompok 92

  1. Muhammad Rizky Ramadhan
  2. Rahma Tia Sartika
  3. Ellsa Palentia
  4. Fanny Adelia Marcellyna
  5. Komalasari
  6. Annisa Rinjany
  7. Neza Sintaviani
  8. Yusinta Pastika
  9. Dewi Kartika
  10. Kevin Rafadhilillah Sinambela
  11. Rohani
  12. Amanda Septiana Putri
  13. Galant Careca Sandra
  14. Ayu Marisa
  15. Iqbal Kurniawan
  16. Eliza Fitri Aini
  17. M Fadhil Hakim
  18. Nilam Surya Cahyani
  19. Fitri Noviana Fransiska
  20. Sela Gustina
  21. Dela Nofela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!