Pemerintah Kota Metro bersama KOMPASION (Komunitas Pegiat Fashion Kota Metro) menggelar kreatifitas fashion SAY WAWAY (SAY no Waste is our WAY) di Bumi Perkemahan Sumbersari Metro Selatan, pada Sabtu Malam (18/02/2023

Acara yang digagas oleh KOMPASION ini setidaknya melibatkan 5 sektor Ekonomi Kreatif, yang juga merupakan bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan wujud kepedulian komunitas kreatif kota terhadap isu pelestarian lingkungan hidup.


Kali ini KOMPASION mengangkat tema METRO morfosa yang melambangkan perjalanan sejarah Kota Metro, dimana keragaman suku, adat, dan budaya warganya telah menjadi modal sosial pentingnya untuk bertransformasi menjadi kota kreatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan jaman,” katanya.

“METRO morfosa juga berasosiasi dengan kata metamorfosa –proses alamiah yang terjadi pada kupu-kupu. Hal ini dimaksudkan untuk ikut mensosialisasikan “Leluwak Tehambur” (Kupu-Kupu Beterbangan) yang ditetapkan sebagai ikon wastra khas Kota Metro pada bulan Desember 2022” jelasnya.
Sebelum sambutan, Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, menyerahkan SAY WAWAY Award 2023 kepada perempuan pegiat Pemberdayaan Komunitas Difabel yang telah berkontribusi besar mendampingi dan memandirikan anak-anak berkebutuhan khusus.
“Ini adalah momentum dimana Kota Metro dapat menyelenggarakan acara Say Waway Metro, yang dimana menjadi bukti bahwa masyarakat Metro, khususnya para pengiat fashion dapat mengeluarkan karyanya. Bukan hanya dari Metro saja tapi juga dari luar Kota Metro,” kata Wahdi.
Lanjutnya, ia juga berharap acara seperti akan diadakan setiap tahunnya, bahkan menjadi agenda rutin. Hal ini juga menjadi bukti bahwa SDM Kota Metro dapat bersaing dalam negeri, bahkan Internasional.

Komunitas Event Organizer dan Influencer, serta aktor pegiat seni budaya,” jelas Jan Ayu.
Diakhir acara, Peraga Busana, Anjar Novitasari berharap kedepannya dengan dukungan Pemerintah Kota Metro, acara ini dapat menjadi acara Nasional bahkan Internasional.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Walikota Metro, perwakilan Ketua Dekranasda Propinsi Lampung, jajaran Dekranasda Kabupaten/Kota di wilayah Propinsi Lampung, Anggota Forkopimda, Kepala OPD se – Kota Metro serta tokoh dan pegiat seni budaya.(EEF)