Kunjungan DWP Dalam Rangka Gertek Posting

Kunjungan DWP Dalam Rangka Gertek Posting

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Metro menggelar pembinaan di Posyandu Raden Intan, Kelurahan Tejo Agung, kecamatan Metro Timur. Pembinaan yang bertujuan untuk pencegahan stunting di Kota Metro, Dalam kunjungan di Poyandu Raden Intan ibu Walikota Metro didampingi juga, bu Wakil, bu Sekda, Pengampu DWP Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan ibu Dafif Suwandi dan anggota DWP kota metro hadir juga ketua TP-PKK kecamatan Metro Timur dan TP-PKK kelurahan Tejo Agung.

Baca Juga : Peringati HUT Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Paparkan Berbagai Capaian Pembangunan

dr. Silfia Naharani, Sp. KKLP, MM juga memaparkan tujuan pembinaan posyandu, meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kader dalam melaksanakan tugasnya. Pemberian makanan tambahan bagi balita dalam rangka peningkatan gizi. Selain itu juga untuk memberikan motivasi kepada warga masyarakat, agar meningkatkan kesadaran akan arti penting menjaga kesehatan terutama bagi para ibu hamil dan balita.

“Terima kasih kepada para kader Posyandu Kota Metro, yang telah berperan aktif sebagai pelayan masyarakat. Sampai saat ini telah bekerja secara sukarela dan tanpa kenal lelah. Semoga kedepannya, para kader dapat meningkatkan perannya, karena kader posyandu adalah ujung tombak pembangunan berwawasan kesehatan,” ucapnya.

Silfia juga menyinggung terkait kader posyandu yang paling memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Peran kader dalam penyelenggaraan posyandu sangat besar, karena selain sebagai pemberi informasi kesehatan serta melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

Tambahnya, Silfia juga mengatakan dari terlaksananya posyandu untuk menunjang penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi bayi dan balita secara terpadu untuk menurunkan angka kematian dan kekurangan gizi bayi dan balita (stunting). Serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak.

“Oleh karena itu, kami berharap kepada Pusyandu Raden Intan, masing masing Anggota Posyandu Radin Inten untuk rajin mengunjungi Warganya terutama para ibu hamil dan ibu yang memiliki bayi dan balita, agar jangan malas pergi ke posyandu untuk memantau kesehatan dan perkembangan balitanya. Jangan ragu melakukan imunisasi dan mendapatkan penyuluhan tentang tumbuh kembang anak,” katanya.

Ketua DWP Kota Metro AC Yuliwati Bangkit, menuturkan stunting dinyatakan sebagai keadaan tumbuh lambat dan atau gagal tumbuh pada anak balita, akibat dari kekurangan gizi kronis. Indikator utamanya adalah bobot badan dan tinggi badan yang lebih rendah daripada standar usianya.

“Kekurangan gizi pada umumnya terjadi sejak dalam kandungan, hingga masa awal setelah anak lahir. Sedangkan untuk kasusnya baru terlihat nyata setelah anak berumur 2 tahun. Adapun tema program pembinaan kegiatan ini adalah GERTEK POSTING (Gerakan Tengok Posyandu, untuk Pencegahan Stunting),” katanya.

Dalam kegiatan Kunjungan DWP Gertek Posting juga mengikuti protokol kesehatan yaitu 5M (eef)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!