Bertempat di dapur Dif_abel Bandar Lampung mengadakan buka bersama untuk mencari keberkahan dan sekaligus pengukuhan ketua Forkesi Chapter Lampung ( Forum Keluarga Besar Spesial Indonesia) Ancilla Hernani,SE,Psi ,M.Pd. legislator dari PDI Perjuangan Kota Metro
Penyandang disabilitas adalah orang yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dan sikap masyarakatnya dapat menemui hambatan yang menyulitkan untuk berpartisipasi penuh dan efektif berdasarkan kesamaan hak (Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 Tentang Pengesahan Hak-Hak Penyandang Disabilitas).
Dalam pertemuan tersebut Forkesi menggandeng Komunitas Peduli Autis Lampung (KOPALA), Lampung Mendengar (LM), PIK Potads, HWDI, Komunitas Cerebral Palsy, Pertuni, Gerkatin dan PPDI. Ketua Forkesi Lampung, Ancilla Hernani Dan kegiatan itu juga sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional. Ketua Forkesi Lampung, Ancilla Hernani mengatakan seluruh komunitas yang digandeng bersama-sama memberikan bantuan berupa lebih dari 100 paket sembako.
“Penyerahan bantuan kami lakukan secara simbolis sekaligus mengadakan buka puasa bersama anak-anak disabilitas,” kata Ancilla Hernani usai acara di Dapur Dif_able Tanjungkarang, Bandarlampung, Minggu (02/05/2021). Dapur Dif_Able merupakan cafe dan resto yang diinisiasi oleh Komunitas Dif_Able (Different but Able), dan dikelola para penyandang disabilitas yang mayoritas tuli.
Dalam kegiatan itu, anak-anak penyandang disabilitas juga menampilkan beberapa kebolehan mereka seperti tarian, lagu, puisi, membaca Al Quran serta doa.
Penyandang disabilitas tidak hanya mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Setiap orang yang mengalami kesulitan untuk berinteraksi dan berpartisipasi secara penuh dan efektif di tengah masyarakat dalam waktu yang lama dapat disebut sebagai penyandang disabilitas.
Ketua Forkesi berharap kepada semua anggota untuk bisa berkerjasama dalam menjalankan tugasnya yang penuh dengan kesabaran dan ketelitian dalam bertindak dan perbuatan, karena penyandang disabilitas ini sangatlah butuh perhatian yang sangat dalam terutama face to face antara sesama siswa siswi dan dalam acara berbuka puasa bersama itu juga tim DDS kota Metro juga turut hadir dalam undangan. (eef)


