Mahasiswa KKL-PPM Kelompok 65 Hadirkan Denah Makam untuk Memudahkan Masyarakat Mulyosari

Mahasiswa KKL-PPM Kelompok 65 Hadirkan Denah Makam untuk Memudahkan Masyarakat Mulyosari

Mulyosari – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati Kelompok 65 melaksanakan program kerja pembuatan denah makam sebagai bentuk kontribusi dalam membantu masyarakat Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro.

Program tersebut dilaksanakan di area Pemakaman Umum Mulyosari dengan tujuan menyediakan informasi mengenai tata letak dan posisi makam, sehingga masyarakat dapat lebih mudah menemukan lokasi makam yang ingin dicari. Denah disusun berdasarkan hasil pendataan dan observasi langsung yang dilakukan mahasiswa bersama masyarakat serta pihak pengelola makam.

Dalam proses pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap kondisi pemakaman, mendata lokasi makam, serta menyusun informasi ke dalam bentuk denah yang sistematis dan mudah dipahami. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dan pendampingan dari masyarakat setempat, khususnya dalam memberikan informasi mengenai kondisi serta letak makam di lapangan.

Ketua KKL-PPM Kelompok 65, Ridho Hidayat, menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan pengabdian mahasiswa, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Harapan kami, denah makam ini tidak hanya menjadi hasil dari program kerja kami selama berada di Mulyosari, tetapi dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat. Meskipun kehadiran kami hanya sementara, kami ingin meninggalkan sesuatu yang sederhana namun memiliki manfaat dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, wartono, selaku Ketua Rukun Kematian Kelurahan Mulyosari sekaligus perwakilan masyarakat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKL-PPM Kelompok 65 atas kepedulian yang diberikan melalui program tersebut.

Menurutnya, keberadaan denah makam dapat membantu masyarakat, khususnya dalam menemukan lokasi makam dengan lebih mudah. Ia juga berharap kontribusi mahasiswa selama berada di Mulyosari dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi pengalaman yang berkesan bagi para mahasiswa.

“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKL-PPM Kelompok 65 yang telah membuat denah makam ini. Semoga denah ini dapat membantu masyarakat dan apa yang telah dilakukan selama berada di Mulyosari dapat menjadi kebaikan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan program tersebut, antusiasme masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang mendukung proses pendataan. Ilham Arif, mahasiswa KKL-PPM yang turut terlibat dalam proses publikasi kegiatan, mengungkapkan bahwa dukungan masyarakat memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kami mendapatkan banyak bantuan dari warga dan pihak pengelola makam, mulai dari memberikan informasi, menunjukkan lokasi makam, hingga membantu memastikan data yang kami kumpulkan sesuai dengan kondisi di lapangan. Dari proses ini kami belajar bahwa sebuah program sederhana dapat menjadi sesuatu yang berarti ketika dikerjakan bersama-sama,” jelasnya.

Melalui program pembuatan denah makam ini, mahasiswa KKL-PPM Kelompok 65 berupaya menghadirkan solusi sederhana yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat. Selain mempermudah pencarian lokasi makam, denah tersebut juga diharapkan dapat menjadi bentuk dokumentasi dan informasi yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh masyarakat dan pihak terkait.

Kegiatan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui program yang besar. Kepedulian, kolaborasi, dan kemauan untuk membantu melalui hal-hal sederhana juga dapat memberikan manfaat yang berarti bagi lingkungan dan masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!