Metro Utara – Mahasiswa KKN-PPM Universitas Malahayati Kelompok 33 Universitas Malahayati Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Dan Praktik Pembuatan Ovitrap (Alat Perangkap Telur Nyamuk) Sebagai Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada Sabtu, 25 Juli 2026 Di RW 10, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro. Kegiatan Ini Merupakan Salah Satu Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat Yang Bertujuan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Kesadaran Masyarakat Mengenai Pentingnya Pencegahan DBD Sejak Dini.
Demam Berdarah Dengue Masih Menjadi Salah Satu Masalah Kesehatan Masyarakat Di Indonesia Yang Angka Kejadiannya Cenderung Meningkat, Terutama Pada Musim Penghujan. Oleh Karena Itu, Diperlukan Upaya Pengendalian Vektor Yang Dapat Dilakukan Secara Mandiri Oleh Masyarakat. Salah Satu Upaya Tersebut Adalah Penggunaan Ovitrap, Yaitu Alat Perangkap Telur Nyamuk Yang Berfungsi Untuk Menarik Nyamuk Betina Aedes Aegypti Agar Bertelur Di Dalam Perangkap Sehingga Dapat Membantu Mengurangi Populasi Nyamuk Penyebab DBD.


Sebelum Pelaksanaan Sosialisasi, Tim Mahasiswa Terlebih Dahulu Membagikan Kuesioner Pre-Test Kepada Masyarakat Untuk Mengukur Tingkat Pengetahuan Awal Peserta Terkait Demam Berdarah Dengue (DBD) Dan Penggunaan Ovitrap Sebagai Salah Satu Upaya Pencegahannya. Setelah Penyampaian Materi Dan Praktik Pembuatan Ovitrap Selesai Dilaksanakan, Peserta Kembali Diberikan Post-Test Sebagai Bentuk Evaluasi Guna Mengetahui Peningkatan Pemahaman Masyarakat Setelah Mengikuti Kegiatan.
Maharani Kartini Selaku Pemateri Dan Evan Saputra Selaku Ketua Pelaksana Menjelaskan Bahwa Kegiatan Ini Diharapkan Mampu Meningkatkan Pengetahuan Dan Kesadaran Masyarakat Mengenai Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) Serta Pentingnya Melakukan Upaya Pencegahan Melalui Pengendalian Vektor Yang Sederhana Dan Efektif. “Melalui Kegiatan Ini, Kami Berharap Masyarakat Tidak Hanya Memahami Bahaya DBD, Tetapi Juga Mampu Membuat Dan Menggunakan Ovitrap Secara Mandiri Sebagai Salah Satu Langkah Sederhana Dalam Mencegah Perkembangbiakan Nyamuk Penyebab DBD Di Lingkungan Tempat Tinggal,” Ujar Maharani Kartini.
Selain Penyampaian Materi, Masyarakat Juga Diajak Untuk Mempraktikkan Secara Langsung Cara Pembuatan Ovitrap Yang Memanfaatkan Bahan-Bahan Sederhana, Seperti Botol Plastik Bekas, Plastik Hitam, Kawat Kasa, Serta Atraktan Yang Berasal Dari Campuran Air, Gula, Dan Ragi. Peserta Juga Diberikan Edukasi Mengenai Cara Penempatan Ovitrap Yang Tepat Agar Dapat Bekerja Secara Optimal Dalam Membantu Pengendalian Populasi Nyamuk.
Antusiasme Masyarakat RW 10 Terlihat Selama Pelaksanaan Kegiatan, Mulai Dari Sesi Penyampaian Materi, Praktik Pembuatan Ovitrap, Hingga Pengisian Post-Test. Kegiatan Ini Diharapkan Mampu Memberikan Dampak Positif Bagi Masyarakat Dalam Meningkatkan Kepedulian Terhadap Kebersihan Lingkungan Dan Pentingnya Pencegahan DBD Secara Mandiri.
Melalui Program Kerja Ini, Mahasiswa KKN-PPM Universitas Malahayati Kelompok 33 Berharap Penggunaan Ovitrap Dapat Menjadi Salah Satu Solusi Sederhana, Murah, Dan Efektif Yang Dapat Diterapkan Secara Berkelanjutan Oleh Masyarakat Guna Mewujudkan Lingkungan Yang Sehat, Bersih, Dan Bebas Dari Demam Berdarah Dengue.(Maharani Kartini)
Nama-nama Mahasiswa Kelompok 33 yang KKLPPM di Kelurahan Karang Rejo:
- Besty Aini Utami – 23310035
- Iin Alinta Putri – 23320030
- Alda Ratu Kasia – 23380016
- Maharani Kartini – 23410148
- Dwitia Sofiana – 23410085
- Tiyara Januwartika – 23410290
- Magesti Khaerunisa – 23370064
- Rini Fathimah – 23210168
- Sentiani Amanda – 23210182
- Rana Fatimah Zahra – 23220411
- Mei Iswanda Putri – 23220289
- Puja Nursela – 23220391
- Fajria Anakia – 23220176
- M. Febri Ardiansah – 23220262
- Hersa Julian Saputra – 23110048
- Evan Saputra – 23130055
- Bima Ferdi Yulanda – 23140021
- Laksamana Muda Anugrah M. – 23610183
