Mahasiswa KKLPPM Universitas Malahayati Kelompok 64 Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Anti Bullying di Kelurahan Mulyosari Kecamatan Metro Barat

Mahasiswa KKLPPM Universitas Malahayati Kelompok 64 Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Anti Bullying di Kelurahan Mulyosari Kecamatan Metro Barat

Metro – Mengusung tema “SPARK” (Stop Perundungan Aksi Rispek dan kebaikan) kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, mengenai bahaya perundungan (bullying), dampaknya terhadap korban, serta pentingnya membangun sikap saling menghargai, menghormati, dan peduli terhadap sesama.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk bullying seperti bullying fisik, verbal, sosial, dan siber (cyberbullying), serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan mental, perkembangan karakter, dan prestasi belajar korban. Mahasiswa juga mengajak peserta untuk berani menolak segala bentuk perundungan, tidak menjadi pelaku maupun penonton, serta berani melaporkan apabila menyaksikan tindakan bullying.

Selain penyampaian materi, mahasiswa mengadakan sesi diskusi interaktif mengenai pengalaman peserta, penyebab terjadinya bullying di lingkungan sekolah maupun masyarakat, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memberikan berbagai solusi dan motivasi agar tercipta lingkungan yang saling menghormati, menjunjung tinggi empati, dan bebas dari tindakan perundungan.

Shandy Billy Aditya selaku *Ketua pelaksana Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) Universitas Malahayati Kelompok 64 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial serta menciptakan lingkungan yang aman bagi anak dan remaja.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini masyarakat semakin memahami bahaya bullying dan bersama-sama berkomitmen menciptakan lingkungan yang saling menghargai. Pencegahan bullying merupakan tanggung jawab bersama agar anak-anak dapat tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, dan memiliki karakter yang baik,” ujarnya.

Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 64 yang melaksanakan kegiatan ini terdiri atas 20 mahasiswa, yaitu: Shandy Billy, Muhammad Rizki, Sendi Monica, Ryefaldi, Bram Figo van Ginting, Laili may hanifah, jefyra adelya geralda, faqih Ali Akbar, Windi Ardiko, Mita julpiana, Devi Diah Puspita, Eliyanti,Nisa Anggun Selfina, Desti Amelia, Hapsari Ramadani, Septa Putri Yanti, Anggun Tri Kartika, Auliya Safitri, Yeni Dwi Puspa, Imran Yudhistira,

Sementara itu, salah satu peserta kegiatan mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi Anti Bullying yang dilakukan oleh mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 64. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya menghormati sesama serta mencegah tindakan perundungan sejak dini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 64 atas edukasi yang telah diberikan. Materi mengenai bahaya bullying sangat bermanfaat dan membuka wawasan kami untuk lebih peduli terhadap teman maupun lingkungan sekitar. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya mencegah bullying,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 64 berharap masyarakat semakin sadar akan dampak negatif bullying dan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, serta penuh rasa saling menghormati. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak, peduli dan bebas dari segala bentuk perundungan.(Laili May Hanifah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!