Tejo Agung – Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Dalam tahapan ini, petugas mendata seluruh skala usaha secara door-to-door, termasuk mengumpulkan data dari rumah tangga, pelaku usaha mikro hingga menengah, hingga pejabat publik, pemerintahan dan pejabat negara seperti anggota dewan, Rabu, 24/06/2026


Pendataan ini merupakan program strategis nasional yang dilakukan setiap 10 tahun sekali. Data yang dikumpulkan berfungsi sebagai:
- Landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.
- Evaluasi potensi usaha, perkembangan ekonomi digital, serta praktik bisnis berkelanjutan di setiap daerah.
- Pemetaan struktur ekonomi dan karakteristik pelaku usaha di Indonesia
Anggota DPRD Kota Metro Amrulloh, mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Menurutnya, sensus tersebut menjadi instrumen penting dalam menyediakan data yang akurat guna mendukung perencanaan pembangunan daerah.
Amrulloh mengatakan, data ekonomi yang lengkap dan terkini sangat dibutuhkan pemerintah untuk memahami kondisi perekonomian masyarakat serta menyusun kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Hasil Sensus Ekonomi akan memberikan gambaran nyata mengenai perkembangan berbagai sektor usaha di daerah, sehingga dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan pembangunan,” ujarnya
Politisi Partai Demokrat itu menilai, sensus ini memiliki nilai strategis karena mencakup berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, jasa, hingga sektor industri yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, keberadaan data yang valid akan membantu pemerintah dalam mengidentifikasi potensi ekonomi, tantangan yang dihadapi pelaku usaha, serta peluang pengembangan sektor-sektor produktif di Kota Metro.
Amrulloh juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus. Ia menyebut keberhasilan pendataan sangat bergantung pada keterbukaan responden saat proses pengumpulan data berlangsung.
“Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan sensus. Semakin akurat data yang diberikan, semakin tepat pula kebijakan yang dapat dirumuskan pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Ia menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 juga menjadi kesempatan untuk memotret kondisi dunia usaha secara menyeluruh setelah berbagai tantangan ekonomi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Hasil pendataan nantinya diharapkan mampu menjadi acuan dalam meningkatkan daya saing ekonomi daerah dan memperkuat sektor-sektor usaha yang memiliki potensi berkembang.
Sebagai lembaga legislatif, DPRD Kota Metro, lanjut Amrulloh, siap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan sensus melalui fungsi pengawasan dan koordinasi dengan berbagai pihak agar kegiatan berjalan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Petugas sensus ekonomi yang mendata anggota DPRD Kota Metro, Titis Maya sari dan Mas Ayu Aprillisa didampingi Pemeriksa Petugas Lapangan (PML) Pramuda Wardani dan Korcam Metro Timur Bapak Ariyanto (EEF)
