BERGELUT PELUH DI KOTA PELAJAR

BERGELUT PELUH DI KOTA PELAJAR

Metro – Bagi pencinta kuliner, tentu sudah tidak asing dengan jajanan siomai. Jajanan nikmat ini sering dijual oleh pedagang yang berkeliling menggunakan gerobak, sepeda, atau sepeda motor.

Dedi purwanto, Yang akrab di Sapa Mamang, Adalah seorang pencari Nafkah Yang Rela Merantau Dari Kota Brebes Ke Kota Metro,”Mamang tidak pernah membayangkan akan berjualan di kota ini dan jauh dari keluarga”Ujarnya

Dedi Purwanto, Lahir 42 Tahun Silam di kota brebes, Mamang adalah anak pertama dari 3 bersaudara, Pada Umur 18 Tahun setelah Lulus SMA, Mamang Bekerja Menjadi Buruh Pabrik Toko baju, Dan di tahun berikutnya mamang keluar dari pekerjaan nya karena di PHK,Setelah itu mamang memutuskan merantau ke lampung tepatnya di kota Metro.

Di kota metro mamang hanya menumpang di rumah orang dan membayar uang sewa tiap tahunya, saat itu umurnya baru saja menginjak 20 Tahun Dan mamang sudah harus mencari nafkah untuk dirinya sendiri bahkan untuk mengirim keluarganya di berebes.

Mamang awalnya menjual Telur gulung Tapi ternyata usahanya itu kurang menguntungkan,akhirnya mamang banting setir dengan berjualan kue putu tapi hasil nya pun sama kurang menghasilkan pundi pundi rupiah, lalu di tahun ke 3 mamang di metro ia kepikiran untuk berjualan siomai dengan menggunakan sepeda ontelnya mamang mengayuh sepedanya dari jam 4 sore sampai jam 10 malam.

Beginilah dek kepala keluarga yaa…. Harus banting tulang cari nafkah “ Ujarnya

Tahun demi tahun pun mamang lalui dengan berjualan siomai, lalu di Tahun 2016 mamang pulang ke brebes Dan menikah dengan pujaan hatinya Di brebes mamang hanya menjadi petani bawang itupun kerja di ladang orang. Dengan gaji yang sedikit menjadi petani bawang di brebes tidak cukup untui membiayai hidup nya dan istinya apalagi sekarang mamang sudah berkeluarga dan mempunya 2 orang anak, Anak pertama masih duduk di bangku SMP dan anak kedua nya baru saja masuk Tk Akhirnya mamang pun merantau lagi ke metro Dan melanjutkan usahanya dengan berjualan siomai.

Dan Sekarang Sudah hampir 22 Tahun mamang berjualan siomai di kota metro.Dengan sepeda ontel yang semakin tua,mamang lebih suka berjualan dengan sepeda tua nya dari pada menggunakan motor,”Enak make sepeda sehat di badan “Sanggah nya

Kota metro memang terkenal dengan makanan-makanan yang murah meriah, Tapi tak sedikit juga penjual siomai yang ada di metro, banyak sekali orang yang berjualan siomai di kota ini maknya tidak setiap hari juga siomai yang mamang jual habis,”Kadang kalo ngak habis ya di kasih ke orang yang mungut sampah di malam hari “Katanya.

Tak ada yang mudah di hidup ini. Jalani semua dengan ikhlas dan hati yang sabar. Marilah kita belajar dari sosok Dedi purwanto (mamang) “Sosok tulang punggung keluarga akan memiliki kedewasaan dan kebijaksanaan dalam menentukan keputusan.” “Semoga setiap keringat yang mengucur dari tubuhmu akan menjadi saksi kelak di hadapan Allah bahwa kau pernah berjuang untuk menafkahi keluargamu dengan pekerjaan halal.”(Risa Rohaeni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!