Tejo Agung – Juru Pemantau Jentik (Jumantik ) adalah orang yang bertugas untuk memantau jentik nyamuk dari rumah ke rumah. Jumantik adalah petugas khusus yang berasal dari kader kesehatan lingkungan sekitar yang secara sukarela mau bertanggungjawab untuk melakukan pemantauan jentik nyamuk, Jumat 03/01/2025
Plt Kapus (Puskesmas) Tejo Agung, bersama Lurah Tejo agung, Bhabinkamtibmas, staf Kecamatan Metro Timur, Kader Jumantik (PSN) dan Pamong melakukan sweeping ke wilayah RW 05 dan RW 06 kelurahan Tejo Agung. Kegiatan tersebut dilakukan secara bergilir di masing-masing wilayah binaan Puskesmas Tejo Agung.


Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemeriksaan jentik nyamuk dirumah warga dari hasil kegiatan jumantik tersebut ditemukan beberapa jentik nyamuk dianataranya didalam pot, dalam botol bekas, dan didalam genangan air (got).
Jumantik bertugas memantau jentik nyamuk yang ada di sekeliling tempat tinggal. Terutama di tempat-tempat yang biasa menjadi sarang nyamuk. Seperti bak mandi yang jarang dikuras, genangan air di sampah kaleng atau plastik kemasan air minum.
Selain 3M Plus, maka yang harus dilakukan Jumantik, tidak lain bertindak sebagai agent of change dalam hal perilaku hidup bersih dan sehat serta pelopor untuk mencontohkan dan mengingatkan upaya-upaya pencegahan DBD.
“Mari kita gerakkan dalam keluarga setidaknya satu juru pemantau jentik. Ini merupakan kepedulian masing-masing keluarga untuk turut andil dalam pencegahan DBD. Ayo Cegah DBD Dengan PSN dan 3MPlus”.Ucapa Kader Jumantik.


Adapun yang dimaksud dengan 3M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti:
- Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan
- Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk
- Menggunakan kelambu saat tidur
- Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk
- Menanam tanaman pengusir nyamuk
- Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah
- Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) perlu ditingkatkan terutama pada musim penghujan dan pancaroba, karena meningkatnya curah hujan dapat meningkatkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD, sehingga seringkali menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) terutama pada saat musim penghujan.
Dalam Upaya Mengurangi angka Kematian dan Penularan Penyakit Demam Berdarah Dengue Para Kader Jumantik Kelurahan berupaya semaksimal mungkin dalam Penulusuran Wilayah yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya nyamuk aedes Aegypti dengan berbekal Abate yan di peroleh dari Puskesmas Tejo Agung dan Kader Jumantik Se-Tejo Agung Siap melakukan perannya sebagai ujung tombak dalam penyelesaian pemusnahan jentik nyamuk di samping juga peran masyarakat sangat besar untuk keberhasilan Salah Satu Program Kelurahan Bebas dari Jentik.
Sosialisasi Lapangan yang di lakukan para Kader merupakan bentuk kepedulian Mereka dalam menimalisir angka terjangkit nya DBD di Khususnya Kelurahan Tejo Agung.(EEF)